Dear my future partner

I don't know why i write this thing, but i hope that someone find this before marry me..

Seseorang yang menulis tulisan ini, mungkin akan menjadi wanita yang lebih dewasa dari saat ini. Ia cukup dewasa, karena sedari awal ia merupakan kakak dari kedua adik-adiknya, seseorang yang sangat mencintai keluarganya. Mungkin nanti kamu akan dituntut untuk ikut menyayangi keluarganya. Namun ku yakin dirinya akan melakukan hal yang sama dengan keluarga mu, menyayangi orang yang kamu sayang dengan setulus hatinya.

Seseorang yang menulis tulisan ini, merupakan orang yang sedikit keras kepala, kamu pasti akan susah mengaturnya. Tapi ia masih bisa dinasehati bila saranmu masuk dalam logikanya. Seseorang yang menulis tulisan ini, mungkin terlihat kuat dari luar, tapi kalau kamu memperhatikannya lebih dalam sebenarnya dia sama saja seperti wanita pada umumnya, suka mengeluh, bahkan menangis. Tolong lebih sabar padanya ya, jangan bentak dia, jangan keluarkan kata-kata kasar yang dapat menyakiti hatinya, dari luar mungkin dia akan mampu melawan amarahmu, tapi dalam dirinya aku yakin dia pasti menangis tersedu-sedu.

Seseorang yang menulis tulisan ini, selalu berharap menemukan sosok yang menjadi tempat menumpahkan segala kegundahan, keceriaan, bahkan cerita tidak penting dalam hidupnya. Ku harap engkau tak pernah bosan mendengarkan cerita nya. Kau pun tak akan menyesal, menemukan dirinya yang akan kau cap sebagai tempat terbaik untuk bercerita di dunia.

Seseorang yang menulis tulisan ini, dia adalah wanita pekerja keras. Kalau suatu saat ia memilih untuk berkarir, kalau kamu tidak suka, tolong bicarakan dengannya secara perlahan, tapi yang ku tau dia mudah bosan apalagi berlama-lama tidak berkegiatan.

Seseorang yang menulis tulisan ini, akan menghargai dan mengapresiasi apapun yang kamu lakukan. Maka selalu hargai ia sebagai wanita yang engkau cinta sampai kau tutup usia.

Seseorang yang menulis tulisan ini, adalah seseorang yang tidak akan meninggalkan temannya, keluarganya, apalagi pasangannya karena ia memiliki perasaan yang sungguh dalam. Jadi kalau suatu hari dirimu diterima dalam kehidupannya, dalam hatinya, tolong jaga itu, jangan mempermainkannya atau kamu akan menyesal untuk kehilangan dirinya selama-lamanya.

Seseorang yang menulis tulisan ini, saat ini mungkin masih mencari siapa yang akan menjadi pasangannya. Maafkan dirinya yang tidak dengan mudah menerima kedatangan mu, perlu usaha untuk mendapatkan sesuatu yang baik bukan? Ia pun akan berlaku demikian, dengan caranya, yang semoga saja dapat terlihat olehmu.

Ps : Pukul 11:44, jam untuk beristirahat, tapi sayangnya pikiran ku malah bekerja, menciptakan rangkaian kata, yang semoga saja kalian suka. Rasanya sudah lama tidak menulis di blog ini. Akan kembali secepatnya haha

Komentar